
(Gambar Prediksi Pemakai Internet dengan Teknologi Web 3.0)
Istilah Web 3.0 pertama kali dimunculkan oleh Jhon Markoff pada tahun 2006. Web 3.0 diyakini sebagai generasi ke tiga dari internet yang akan berkembang pada dekade 2010-2020 nanti. Artinya hingga saat ini teknologi dan definisi dari Web 3.0 itu sendiri masih terus berkembang. Sementara itu pada saat yang sama Web 2.0 semakin menunjukkan tingkat kematangan teknologinya.
Definisi awal dari Web 3.0 adalah terkait dengan istilah intelligent web dengan memaksimalkan pemanfaatan semantic web, microformats, natural language search, data-mining, machine learning, recommendation agents, serta artificial intelligence technologies. Tujuan utamanya adalah meningkatkan produktivitas dan kenyamanan pengguna internet melalui ketersediaan machine-facilitated understanding of information.
Hingga saat ini sejumlah pakar masih memprediksi apa kira-kira yang akan menjadi kunci utama dari teknologi Web 3.0 nanti. Menurut Wikipedia, diantara gambaran sekilas tentang karakteristik Web 3.0 adalah :
-
transformation of the Web from a network of separately siloedapplications and content repositories to a more seamless and interoperable whole.
-
ubiquitous connectivity, broadband adoption, mobile Internet access and mobile devices; network computing, software-as-a-service business models, Web services interoperability, distributed computing, grid computing and cloud computing;
-
open technologies, open APIs and protocols, open data formats, open-source software platforms and open data (e.g. Creative Commons, Open Data License); open identity, OpenID, open reputation, roaming portable identity and personal data;
-
the intelligent web, Semantic Web technologies such as RDF, OWL, SWRL, SPARQL, GRDDL, semantic application platforms, and statement-based datastores;
-
distributed databases, the "World Wide Database" (enabled by Semantic Web technologies); and
-
intelligent applications, natural language processing, machine learning, machine reasoning, autonomous agents.
Sementara menurut PC Magazine, prediksi tentang Web 3.0 adalah sebuah teknologi baru web yang memiliki kemampuan :
-
Semantic Web. Sebuah web dengan kemampuan membaca situs semudah manusia membacanya. Satu informasi yang dibutuhkan oleh manusia dapat dengan mudah tersajikan dengan korelasi informasi yang tepat dan cepat.
-
The 3D Web. Nuansa Web semakin menarik dengan adanya kemampuan visual 3D. Tanpa harus meninggalkan rumah maka kita dapat mengunjungi berbagai tempat di dunia lain secara virtual dengan kemampuan akses data dan interaksi secara realtime.
-
The Media-Centric Web. Keyword bukan lagi satu-satunya cara untuk mendapatkan informasi yang dituju. Photo, audio, video akan menjadi cara lain untuk mencari informasi yang kita inginkan. .
-
The Pervasive Web. Web akan dengan mudah diakses dengan berbagai cara dan alat berbeda. Intinya everywhere, anytime dapat akses web. Sementara kemudahan koneksi akan semakin berkembang, berbagai alat-alat elektronika akan mendukung upaya kemudahan koneksi internet. Maka koneksi internet tidak hanya sebatas di kantor, kampus saja, bahkan di kereta, bis,pasar, kamar tidur dll.
Sementara itu menurut Sramana, pengertian Web 3.0 dapat dilihat dari formulasi sbb :
Web 3.0 = (4C + P + VS)
dimana :
- 4 C : Content, Commerce, Community, Context
- P : Personality
- VS : Virtual Search
Dengan formulasi tersebut, maka Web 3.0 adalah : a personal assistant who knows practically everything about you and can access all the information on the Internet to answer any question.
Powered by Qumana










1 user commented in " Web 3.0 "
Follow-up comment rss or Leave a TrackbackSalam kenal buat Pak Yusuf,
Saya ada tugas tentang “Pervasive Network”, meurut Bapak apa itu “Pervasive Network”? dan bagaimana cara kerjanya?
Kalau Bapak punya artikel atau jurnal tentang “pervasive network” boleh tidak bagi ke saya? Saya juga sudah capek nyari Pak.. Tapi teorinya masih mengambang, belum jelas.
Saya sangat mengharapkan bantuan dari Bapak.
Terima kasih sebelumnya,
salam,
dianws
Leave A Reply